Minggu, Agustus 30, 2009

Update Tanggal : 28-Aug-2009, 13:24:13
Menteri Pertanian Maroko sepakat membuat kerjasama dibidang Pertanian dengan Indonesia
Sumber Berita : Sekretariat Jenderal

Rabat-Maroko, 25/08/09. Bapak Menteri Pertanian dan delegasi RI terdiri dari Direktur Jenderal Tanaman Pangan beserta pejabat Deptan lainnya seperti Direktur Utama PT. Pupuk Kaltim, Pupuk Sriwijaya serta Direktur PT. Petrokimia Gresik, wakil dari pengusaha vaksin hewan dan exportir/importir pupuk telah berkunjung ke Rabat - Maroko, 23-24 Agustus 2009. Kunjungan ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Menteri Pertanian RI ke negara Magribhi lainnya yaitu ke Tunisia dan Yordania hingga tanggal 29 Agustus 2009. Tujuannya adalah untuk menjajaki kemungkinan kerjasama agribisnis, vaksin hewan dan investasi perdagangan antara swasta Indonesia dengan swasta pemerintah kerajaan Maroko, kerjasama penelitian pertanian khususnya pengembangan varietas gandum di lahan tropis dan pendekatan kepada produsen rock phosphat di Maroko sebagai upaya untuk menjamin pasokan bahan baku pupuk NPK bagi produsen pupuk di Indonesia dalam jangka waktu panjang. Di Rabat ibu kota Maroko, Delegasi berkunjung ke Institut Agronomi dan Veterinari Hassan-II, Nasional Institut Penelitian Agronomi berdiskusi tentang pengembangan disektor pertanian dan melihat fasilitas penelitian pertanian. Kunjungan kepada Menteri Pertanian Kerajaan Maroko, berlangsung di Kementrian Pertanian Maroko menghasilkan kesepakatan untuk membuat kerjasama teknik dibidang penelitian pertanian dengan mengirimkan tenaga ahli peneliti ke Maroko. Menyepakati kerjasama dibidang promosi dan investasi antara swasta kedua belah pihak. Disamping itu, dukungan pasokan bahan baku rock phosphat bagi produsen pupuk NPK di Indonesia dan selanjutnya pihak produsen bahan baku dalam hal ini OCP Maroko akan dilaksanakan feasibility study phosphate processing dan produk phosphoric acid dalam waktu dekat.Sehubungan dengan hal-hal tersebut pihak Pemerintah Kerajaan Maroko akan mengirimkan Initial Draft MoU kerjasama bidang pertanian kepada pemerintah Indonesia dan apabila kedua belah pihak sepakat, maka MoU akan ditandatangani pada kesempatan kunjungan Menteri Pertanian Maroko berkunjung ke Indonesia.

Sumber: Biro KLN/Sekretariat Jenderal

sumber : http://www.deptan.go.id/news/detail.php?id=575