Bagaimana cara menanggulangi sampah kota ?
Sampah merupakan bahan yang terdiri sampah plastik, sampah rumah tangga, limbah-limbah pasar dan limbah pabrik .Sampah juga menimbulkan pemasalahan-permasalahaan yang sangat besar. Misalkan saja untuk kota Bandung saja yang menghasikan sampah kota sekitar 4 ton perhari belum dengan daerah-daerah lain yang di luar Bandung. Sampah juga akan membuat lingkungan menjadi kotor dan bau tidak enak, oleh sebab itu sampah yang dikota-kota besar harus dibuang jauh dengan menyediakan tempat-tempat khusus untuk menampungan sampah.
Tempat penampungan itu harus jauh dari lokasi pemukiman penduduk, sebab kalau dekat dengan penduduk akan menimbulkan pencemaran lingkungan dan wabah penyakit, karena sampah adalah sumber dari wabah penyakit yang bisa sewaktu-waktu menyerang pada manusia. Pemerintah juga sekarang sedang mengambil langkah-langkah untuk mamfaatkan sampah kota menjadi pupuk organik, karena dengan diolahnya sampah menjadi pupuk organik maka bahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan tanah. Sampah kota itu dibagi atas dua jenis yaitu bahan tidak bisa dihancurkan misalkan limbah plastik dan bahan yang bisa diolah misalkan limbah rumah tangga. Sampah yang tidak bisa diolah bisa digunakan untuk didaur ulang menjadi bahan yang bisa dimanfaatkan bagi masyarakat kota, misalkan sampah plastik bisa diolah menjadi hiasan rumah, alat-alat rumah tangga. Pada tahun 2002 sekarang pemerintah juga mencari investor untuk bisa menginvetasikan dananya dalam mengolah sampah yang menjadi masalah sampai sekarang. Sampah kota ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebab kalau tidak maka akan menjadi masalah serius.
Kondisi lingkungan juga ditentukan oleh sampah, karena dengan adanya sampah maka lingkungan akan menjadi kotor dan tidak sehat. Kota-kota besar harus juga menyediakan bak-bak sampah dijalan-jalan supaya kalau membuang sampah tidak sembarang membuangnya. Sampah juga banyak terdapat di pasar-pasar tradisional atau pasar modern, karena sampah dipasar kebanyakan hasil 75 % merupakan sampah dari sisa-bahan-bahan yang mudah diolah menjadi bahan yang bermanfaat dan bisa menguntungkan bagi masyarakat luas. Pasar juga menghasilkan sampah yang begitu besar dan berton-ton, oleh karena itu sampah pasar juga menjadi suatu masalah yang besar dan rumit. Dalam mengatasi masalah ini pemerintah menyediakan bak-bak untuk penempungan sampah pasar dan tiap bulannya para pedagang membayar untuk distribusi sampah. Selain sampah pasar yang menjadi masalah ada juga sampah dari pabrik.
Sampah pabrik merupakan menjadi masalah juga untuk daerah perkotaan, karena sampah pabrik sendiri hasil pengolahaan pabrik dibuang langsung ke bantaran sungai. Dari hasil limbah pabrik itu akan terjadi pencemaran dan mengakibatkan sungai itu akan kotor dan tidak bisa digunakan lagi oleh masyarakat perkotaan misalkan sungai yang berada di Ibu kota Jakarta kadar pencemarannya sudah sangat menprihatinkan. Dalam hal ini juga pemerintah daerah perkotaan membuat peraturan untuk tidak membuang sampah ke aliran sungai dan memberikan sangsi kepada masyarakat apabila masyarakat melanggarnya. Tapi dari peraturan pemerintah itu masyarakat, pabrik di daerah perkotaan masih ada juga yang membuang sampah kesungai, karena dengan masalah sampah tersebut akan mengakibatkan bencana yang sangat besar misalkan terjadinya banjir, penyumbatan aliran sungai dan masalah-masalah yang lainnya.